Minggu, 11 Desember 2011

Pelaksanaan Kegiatan Pemanfaatan Dana CSR PT Bank Jabar Banten Tahun 2010, melalui Beneficiaries Bekasi Cinta Lingkungan (Penghijauan sepanjang Jalan Cut Meutia Kota Bekasi)

Sebuah kerjasama kegiatan antara Program Studi Agribisnis UNISMA, BSR (Bekasi Social Responsibility), BCL (Bekasi Cinta Lingkungan), dan DPPJU Kota Bekasi telah dilakukan dalam bentuk “Gerakan Penghijauan Jalan Cut Meutia Kota Bekasi”.  Kegiatan ini terwujud berkat adanya Dana CSR Tahun 2010 dari Bank Jabar Banten (BJB) yang diserahkan sepenuhnya kepada BSR, sebagian dialokasikan kepada BCL untuk 3 (tiga) kegiatan Penataan dan Perbaikan Taman Cut Meutia, Penghijauan sepanjang Jalan Cut Meutia, dan Pemasangan Plank Kebersihan Lingkungan dan Penghijauan.  Kegiatan ini berlangsung selama Bulan Juni s.d. Desember 2011. 

Dekan Fakultas Pertanian UNISMA (Is Zunaini, Dra., M.Si.) mengerahkan sejumlah mahasiswanya untuk mengikuti dan mendukung kegiatan ini, menyatakan bahwa : “Bagi kami, keterlibatan sivitas akademika Program Studi Agribisnis UNISMA pada kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat.  Kami bersyukur bahwa salah seorang dosen tetap kami, aktif berperan untuk organisasi BSR, selaku Sekretaris BSR (yakni : H. Budiyono), demikian pula salah satu rekan sejawat kami di BCL (Hidayat Tri Sutarjo, Ir., M.M.) juga selalu melibatkan peran kampus dalam kegiatan-kegiatannya, dan yang lebih membanggakan kami adalah bahwa alumni UNISMA juga saat ini menjabat selaku Kepala Dinas di DPPJU Kota Bekasi, sehingga ketiga lembaga itu dapat bergandengan tangan dengan sivitas akademika Program Studi Agribisnis UNISMA dalam pengelolaan taman dan penghijauan di Kota Bekasi”.   Lebih lanjut disampaikan oleh Dekan Fakultas Pertanian UNISMA bahwa Program Studi Agribisnis UNISMA memiliki visi yang terkait dengan 3 (elemen) penting, yakni mengembangkan wirausaha agribisnis (entrepreneurship), konsep pembangunan berwawasan lingkungan (sustainability), dan ketahanan pangan (food security).  Dalam hal ini, aktivitas pengabdian sivitas akademika Program Studi Agribisnis UNISMA melalui gerakan penghijauan dan penataan taman sangat relevan dengan konep pembangunan berwawasan lingkungan.   Sebuah kota yang memperhatikan taman-taman di wilayahnya  dan melakukan gerakan penghijauan berarti masyarakat kota tersebut  memiliki kepedulian tinggi terhadap konsep pembangunan berwawasan lingkungan. 

Sivitas dosen Program Studi Agribisnis UNISMA sangat mengkhawatirkan terhadap kondisi ruang hijau di Kota Bekasi.  Kondisi ruang hijau yang berfungsi sebagai sempadan sungai bila tidak diambil langkah-langkah yang strategis, akan mempercepat hilangnya ruang hijau kota akibat terpenetrasi oleh kegiatan terbangun. Ini terlihat jelas pada sempadan sungai yang berada di pusat Kota Bekasi yang sebagian besar sudah berganti menjadi daerah terbangun, sehingga menimbulkan permasalahan baru pada saat meluapnya sungai di musim hujan.  Ruang terbuka hijau di Kota Bekasi perlu diperluas proporsinya dan diarahkan pada pengembangan ruang hijau kota berupa hutan kota dan taman kota serta ruang hijau yang diperuntukan bagi resapan air atau folder air.

Kawasan lindung di Kota Bekasi meliputi 3 (tiga) kelompok, yakni kawasan resapan air (Karang Kitri dan lahan kritis di Kelurahan Sumur Batu), sempadan sungai (Kali Cikeas, Kali Cileungsi, Kali Bekasi, Kali Sunter, dan Bantaran Sungai Cikiwul), dan daerah sekitar situ (Situ Rawa Lumbu, Situ Rawa Gede, dan Situ Pulo).  Upaya untuk mempertahankan kawasan lindung (kawasan resapan air, sempadan sungai, dan daerah sekitar situ) untuk mempertahankan fungsi lingkungan hidup semakin berat dihadapkan pada kebutuhan dan keputusan yang lebih mengakomodasi pengembangan kawasan budidaya (permukiman dan ruang investasi).  Upaya rehabilitasi dan konservasi terhadap kawasan lindung semakin pesimis dihadapkan pada perilaku sebaliknya yakni semakin meluasnya konversi kawasan tidak terbangun menjadi kawasan budidaya (rumah, ruko, mall, dan sarana bisnis lainnya). 

Semua pihak, baik BSR, BCL, DPPPJU, dan Sivitas akademika Program Studi Agribisnis memberikan apresiasi yang tinggi kepada PT Bank Jabar Banten (BJB) Cabang Bekasi yang sudah memiliki komitmen yang tinggi dalam mengelola dan memanfaatkan dana CSR nya secara transparan, dengan melibatkan stakeholders kelembagaan yang diamanahkan oleh Pemerintah Kota Bekasi (dalam hal ini Bekasi Social Responsibility) dan pihak beneficiary (salah satunya Bekasi Cinta Lingkungan), dalam hal memanfaatkan kepercayaan pihak perusahaan (PT BJB) untuk penggunaan dana CSR nya pada kegiatan sosial kemasyarakatan yang relevan.  Semoga perusahaan-perusahaan di Kota Bekasi dapat melakukan hal yang sama, seperti yang dilakukan oleh PT Bank Jabar Banten (PT BJB) Cabang Bekasi, baik secara sendiri-sendiri, maupun dilakukan secara terbuka dengan melibatkan kelembagaan sosial kemasyarakatan yang ada, sehingga manfaat sosialnya dapat diketahui dan dirasakan bersama. 

Secara umum Kegiatan Penghijauan  Sepanjang Jalan Cut Meutia yang dilakukan oleh BCL meliputi : pengadaan media tanam, pengadaan pot besar, penyediaan pohon bougenville, dan pohon pelindung. Penempatan Pot Besar dilakukan oleh BCL di Taman Jl. Cut Meutia dan Perempatan Rawapanjang, Jl. Cut Meutia, dengan jumlah dana yang digunakan sebesar Rp 18.500.000.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar